Thursday, April 28, 2016

One With You by Sylvia Day




Judul           : One With You
Seri             : Crossfire #5
Pengarang  : Sylvia Day
Penerbit      : St. Martin's Griffin
ISBN           : 9781250109309
Tahun          : 2016
Halaman     : 464
Rating         : 3 of 5 stars



Gideon Cross. Falling in love with him was the easiest thing I've ever done. It happened instantly. Completely. Irrevocably.

Marrying him was a dream come true. Staying married to him is the fight of my life. Love transforms. Ours is both a refuge from the storm and the most violent of tempests. Two damaged souls entwined as one.

We have bared our deepest, ugliest secrets to one another. Gideon is the mirror that reflects all my flaws ... and all the beauty I couldn't see. He has given me everything. Now, I must prove I can be the rock, the shelter for him that he is for me. Together, we could stand against those who work so viciously to come between us.

But our greatest battle may lie within the very vows that give us strength. Committing to love was only the beginning. Fighting for it will either set us free ... or break us apart.




Eva masih tetap dengan keputusannya untuk pisah rumah dengan Gideon. Tujuannya adalah agar mereka bisa fokus pada hubungan mereka tanpa dipengaruhi hubungan intim diantara mereka. Perpisahan mereka membuat Gideon makin sadar bahwa ia tidak bisa hidup tanpa Eva, dan walaupun sangat ingin melindungi Eva, Gideon tidak bisa memaksakan kehendaknya sendiri. Keduanya belajar untuk menghormati kaputusan pasangannya.

Walaupun kepercayan sudah tumbuh diantara mereka tetapi beberapa peristiwa terjadi yang akan menguji kepercayaan tersebut.

Yah, itu saja saja yang bisa saya katakan tentang novel ini. Tidak banyak yang terjadi, selain hubungan intim yang lagi-lagi mendominasi buku ini. Ibu Gideon tetap penuh penyangkalan, tidak ada hukuman untuk para kaki tangan oarng yang melecehkan Gideon sewaktu kecil, dan Eva masih tetap seperti biasa, beraksi dulu baru mikir kemudian.

Ada sedikit plot tambahan yang tiba-tiba ditulis penulis sehingga saya sempat berpikir, "serius ini buku terakhir?" Karena saya tidak bisa melihat bagaimana plot ini bisa dikembangkan dengan hanya satu buku yang tersisa.

Plot tambahan ini begitu absurd, tidak memiliki korelasi dengan plot-plot terdahulu dan sama sekali tidak mempengaruhi jalan cerita kalaupun dihilangkan. Dari lima buku di seri ini, buku inilah yang paling tidak berkesan bagi saya.

Enggg...sepertinya segitu aja review saya. Pendek, sependek kisah Gideon dan Eva di setiap bukunya. Saya masih tetap merasa kalau seri ini lebih baik dipadatkan menjadi trilogi saja, sehingga kita bisa melihat kemajuan pesat hubungan Gideon - Eva disetiap buku. Dengan lima buku seperti saat ini, kita sebenarnya dikasih secuil ccerita saja dengan bumbu hubungan intim yang sangat-sangat banyak :(

No comments:

Post a Comment